Senin, 19 Oktober 2015

Pertumbuhan Individu

                   Individu merupakan satu mahkluk hidup yang mempunyai batas yaitu sebagai manusia perseorangan. Pertumbuhan merupakan  perubahan yang dapat dihitung dan dilihat dan memliki pengaruh pada lingkungannya.

            Berkaitannya antar individu dengan individu lainnya akan menjadi lebih baik apabila pola tingkah lakunya hampir mirip dengan tingkah laku individu lainnya. Ada sebuah proses dimana individu meningkatakan ciri-ciri individualitas pada seseorang sampai pada dirinya sendiri yaitu disebut disebut proses individualisasi atau aktualisasi diri. Didalam proses ini  individu memiliki berbagai peranan yang berasal dari  kebersamaan hidup dengan individu lainnya, kemudian muncul suatu kelompok yang akan menentukan suatu masayarakat. Ada 3 pola tingkah laku individu: Yaitu,  pertama, menyimpang dari norma kolektif kehilangan individualitasnya. Kedua, takluk terhadap kolektif, dan ketiga, mempengaruhi masyarakat. (Hartomo, 2004: 64).  Dengan demikian manusia merupakan mahluk individual merupakan pribadi yang khas, menurut corak kepribadiannya dan kecakapannya.

            berikut merupakan faktor yang mempengaruhi pertumbuhan individu, yaitu:

1. Faktor Biologis
Semua manusia normal dan sehat pasti memiliki anggota tubuh yang utuh seperti kepala, tangan, kaki, dan lainya. Hal ini dapat menjelaskan bahwa beberapa persamaan dalam kepribadian dan perilaku. Namun ada warisan biologis yang bersifat khusus. Artinya, setiap individu tidak semua ada yang memiliki karakteristik fisik yang sama.

2. Faktor Geografis
Setiap lingkungan fisik yang baik akan membawa kebaikan pula pada penghuninya. Sehingga menyebabkan hubungan antar individu bisa berjalan dengan baik dan menimbulkan kepribadian setiap individu yang baik juga. Namun jika lingkungan fisiknya kurang baik dan tidak adanya hubungan baik dengan individu yang lain, maka akan tercipta suatu keadaan yang tidak baik pula.

3. Faktor Kebudayaan Khusus
Perbedaan kebuadayaan dapat mempengaruhi kepribadian anggotanya. Namun, tidak berarti semua individu yang ada didalam masyarakat yang memiliki kebudayaan yang sama juga memiliki kepribadian yang sama juga.

            Itulah faktor-faktor  pertumbuhan individu yang membuat dia  bisa menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Seorang individu harus ada yang mengatur supaya terbentuk pula kelopok individu atau kelompok masyrakat yang teratur.

Senin, 12 Oktober 2015

Kepribadian Seseorang dan Budayanya







        Kepribadian merupakan ciri khas unik yang dimiliki setiap individu sedangkan Kebudaan merupakan kebiasaan.Kepribadian dan kebudayaan tentunya meimiliki hubungan.Seorang bayi lahir didalam keluarga berdarah asli Indonesia dari kecil diajarkan dengan adanya nila-nilai dan norma yang ada di masyarakat. Ketika kecil seorang anak diajarkan bertutur kata yang sopan pada orang tua dan memakai pakaian yang tertutup.Ketika sudah dewasa dan hendak kuliah keluar negri dia melihat perbedaan yang selama ini ia lakukan diindonesia dengan di amerika berbeda. Disana semua bisa bicara santai pada orang yang lebih tua sedangkan dia biasa berbicara formal pada orang yang lebih tua.Perbedaan itu tentu saja membuat sang anak mungkin merasa tidak nyaman. Kita bisa lihat disini bahwa kepribadian ditentukan oleh kebudayaan.





        Penerapan budaya yang bagus sudah berjalan dengan baik cukup lama  diindonesia. Namun, adahal yang tidak dapat dihindari yaitu masuknya kebudayaan asing yang lebih disukai para anak-anak remaja dan merubah kepribadian mereka.Tentunya pergeseran budaya ini tidak selalu berdampak negative.Seorang anak yang menerima budaya asing bisa saja berpikiran lebih terbuka dibanding teman-teman sebayanya. Akhir-akhir ini misalnya, sedang marak-maraknya tentang LGBT yaitu hubungan manusia sesama jenis. Ada seorang anak yang merasa jijik dengan hal tersebut karena pikirannya masih terpaku dengan adat dan budayanya yang normal-normal saja.Terlebih lagi yang diaketahui DiIndonesia hubungan sesama jenis sangat ditentang.Sementara dilain itu tidak jarang pula ada anak yang menganggap Hubungan sesama jenis merupakan hal yang wajar meski itu bertentangan dinegaranya ia tahu negaranya dan Negara lain tentu saja memiliki perbedaan.





        Dalam keseluruhan pargraf pendek ini dapat disimpulkan kepribadianmerupakan gambaran seseorang dalam lingkungan kebudayaannya namun bisa juga tidak. Kebudayaan memang merupakan faktor penting dalam membentuk kepribadian seseorang dan mempunyai hubungan yang selaras dengan kebudayaan oarang tersebut.Jadi alangkah baiknya jikalau kebudayaan dijaga dengan baik apabila ingin membentuk kepribadian yang baik. Namun menurut saya, tidak ada salahnya mengenalkan lebih dari satu macam budaya pada anak sehingga seorang anak belajar memiliki pemikiran yang terbuka terhadap perbedaan diluar sana.

Senin, 05 Oktober 2015

Cara Pikir Masyarakat Salah Satu Penyebab Pertumbuhan Penduduk






            Banyak anak banyak rejeki.Salah satu kalimat ini banyak dipercaya oleh beberapa kalangan masyarakat pada jaman dulu atau bahkan pada jaman modern sekarang ini.Menurut saya, ada kesalah pahaman yang terjadi oleh beberapa orang dalam mengartikan kalimat ini. Salah satunya, jika sebuah keluarga memiliki banyak anak seperti lebih dari 5, maka rejeki akan mengalir sebanyak mungkin, Sehingga banyak keluarga yang berusaha memiliki banyak anak. Memang rejeki masing-masing anak pasti ada.Tapi, menurut saya anak itu sendirilah yang menjadi rejeki utuk orang tuanya.



            Ini berarti ada banyaknya angka kelahiran.Padahal, angka kelahiran mempengaruhi jumlah pertumbuhan penduduk.




            Seperti di Indonesia yang jumlah penduduknya senantiasa berubah dari waktu ke waktu.Jumlah pertumbuhan penduduk terjadi karena beberapa faktor terutama kelahiran.
Jika pertumbuhan dan pengurangan penduduk suatu wilayah sangat amat pesat, maka faktornya adalah imigrasi penduduk. Jakarta merupakan sasaran wilayah para pencari kerja dari daerah-daerah Indonesia.
Jakarta sangat terkenal macet karena semua pekerja berkumpul terutama dari Bodetabek.


            Jika ingin mengurangi kemacetan dalam Jakarta, pemerintah seharusnya berani membangun lapangan-lapangan kerja menjajikan layaknya dijakarta di daerah-daerah lain selain Jakarta.Sehingga semua pelamar dan freshman mengubah mindset mereka kalau mencari pekerjaan tidak harus di Jakarta.Untuk mengurangi pertumbuhan penduduk yang meledak karena jumlah kelahiran, Pemerintah sudah menyebarkan ajakan-ajakkan untuk para keluarga untuk mengikuti progam KB (KeluargaBerencana) yaitu hanya memiliki dua anak dalam satu keluarga sudahcukup. Tinggal kita saja sebagai masyarakat untuk membantu pemerintah dengan mengikuti kebijakan tersebut.